Indeks Pemerintah
Pemerintahan Kamis, 27 Oktober 2016

 


1. Kepala Dinas
Kepala Dinas melaksanakan tugas membantu Bupati dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kebijakan desentralisasi pembangunan di bidang, kesehatan hewan dan peternakan, budidaya peternakan, budidaya perikanan dan pengembangan sumber daya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
a. Membantu Bupati dalam bidang pembangunan peternakan dan perikanan;
b. Menyusun perencanaan dan melakukan pengendalian pembangunan secara macro di bidang kesehatan hewan dan peternakan, budi daya peternakan, budi daya perikanan, pengembangan dan sumber daya;
c. Menetapkan standar pelayanan minimal dalam bidang kesehatan hewan dan peternakan, budi daya peternakan, budi daya perikanan, pengembangan dan sumber daya;
d. Menetapkan standar pembibitan/ pembenihan peternakan dan perikanan;
e. Melakukan promosi ekspor komuditas peternakan perikanan;
f. Mengatur penggunaan bibit peternakan perikanan;
g. Menetapkan kawasan peternakan dan perikanan terpadu;
h. Melaksanakan penyidikan hama dan penyakit di bidang peternakan dan perikanan;
i. Melaksanakan pungutan bukan pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
j. Menyediakan dukungan pengendalian eradikasi organisme pengganggu, hama dan penyakit di bidang peternakan dan perikanan;
k. Melakukan pengawasan obat, pestisida, alat dan mesin di bidang peternakan dan perikanan;
l. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia di bidang kesehatan hewan dan peternakan, budi daya peternakan, budi daya perikanan, pengembangan dan sumber daya;
m. Perumusan kebijakan teknis di bidang kesehatan hewan dan peternakan, budi daya peternakan, budi daya perikanan, pengembangan dan sumber daya;
n. Merumuskan dan menerbitkan pedoman teknis usaha memajukan peternakan dan perikanan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam rangka meningkatkan usaha peternakan dan perikanan;
o. Melaksanakan pelayanan prima kepada masyarakat dengan pembinaan dan bimbingan teknis di bidang kesehatan hewan dan peternakan, budi daya peternakan, budi daya perikanan, pengembangan dan sumber daya;
p. Menyusun program pembangunan kesehatan hewan dan veterinair melalui pencegahan dan pemberantasan penyakit hewan dan peternakan untuk pengawasan obat hewan agar terjaminnya produksi hasil peternakan dan perikanan yang aman dikonsumsi;
q. Menyusun program pembangunan kesehatan hewan dan peternakan, budidaya peternakan, budi daya perikanan dan pengembangan sumber daya melalui PPAS, KUA, RKA, DPA, indikator kinerja, akuntabilitas kinerja yang dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yang disampaikan kepada Bupati sebagai bahan penyusunan kebijakan daerah;
r. Menyelenggarakan dan mengendalikan kesekretariatan dinas sesuai dengan ketentuan yang berlaku guna tertib administrasi;
s. Melaksanakan bimbingan penerapan pedoman, norma, standar sarana usaha dan pedoman kerjasama/kemitraan usaha peternakan dan perikanan;
t. Menyusun rencana strategis (renstra), laporan akuntabilitas inerja instansi pemerintah (LAKIP) dan menyusun lapaoran penyelenggaraan pemerintah darah (LPPD) bupati sebagau wujud pertanggungjawaban kinerja aparatur sesuai dengan misi, visi tujuan organisasi;
u. Melaksanakan pembinaan, pengawasan dan evaluasi atas penyelenggaraan UPTD dan kelompok jabatan struktural;
v. Melaksanakan penggalian sumber-sumber pendapatan asli daerah bidang kesehatan hewan dan peternakan, budi daya peternakan, budi daya perikanan, pengembangan dan sumber daya;
w. Pemberian saran dan pertimbangan kepada atasan sebagai bahan pengambilan keputusan;
x. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan bidang tugasnya.
Kepala Dinas melaksanakan tugasnya dengan dibantu :
1) Sekretariat
2) Bidang Budidaya Peternakan
3) Bidang Budidaya Perikanan
4) Bidang Pengemabangan dan sumber Daya
5) UPTD
6) Kelompok Jabatan Fungsional

 

Sekretariat
Sekretariat mempunyai tugas melakukan pengelolaan urusan administrasi, umum, perlengkapan, peralatan, kerumahtanggaan, perpustakaan, keuangan, kepegawaian, ketatalaksanaan, hukum dan
perundang-undangan serta pelayanan administrasi di lingkup Dinas Peternakan Dan Perikanan.

 

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana tersebut di atas, Sekretariat mempunyai fungsi :

 

a. Pelaksanaan urusan ketatausahaan, rumah tangga, barang inventaris, asset, perlengkapan, peralatan, pemeliharaan dan perpustakaan;
b. Pembinaan kepegawaian, organisasi, ketatalaksanaan, hukum dan perundang-undangan serta pelaksanaan hubungan masyarakat;
c. Pengelolaan administrasi keuangan; dan
d. Pelaksanaan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

Dalam pelaksanaan tugasnya Sekretaris membawahi 3 sub bagian, yaitu:

 

(1). Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

 

Mempunyai tugas melaksanakan urusan administrasi surat menyurat, ketatausahaan, kearsipan, expedisi, penggandaan, rumah tangga, barang inventaris, asset, pengelolaan peralatan, pengadaan dan pemeliharaan perlengkapan kantor dan perpustakaan serta pengelolaan administrasi kepegawaian.

 

(2). Sub Bagian Keuangan

 

Mempunyai tugas melaksanakan serta menangani masalah keuangan yang meliputi administrasi keuangan, verifikasi, perbendaharaan, pembukuan, pelaporan realisasi fisik dan keuangan.

 

(3). Sub Bagian Perencanaan

 

Mempunyai tugas melaksanakan pengumpulan dan pengelolaan data, penyusunan program, pelaksanaan dan pemantauan program kerja dinas;

 

1. KEPALA UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH BALAI BENIH IKAN (BBI) LUKUP BADAK

TUGAS POKOK :
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Ikan (BBI) Lukup Badak mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan penyusunan kebijakan dan petunjuk teknis di bidang operasional pembenihan ikan dan melaksanakan kegiatan pembenihan dan pengelolaan induk ikan unggul.

FUNGSI :
Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Benih Ikan (BBI) Lukup Badak mempunyai fungsi :
a. Pelaksanaan kegiatan Kepala Dinas dibidang pembenihan ikan;
b. Pelaksanaan Pembinaan dan pengelolaan pembenihan;
c. Pembinaan dan bimbingan teknis Unit-unit Pembenihan Ikan Rakyat (UPR).

URAIAN TUGAS JABATAN :
a. Membantu Kepala Dinas dalam pelaksanaan tugas pembenihan perikanan;
b. Menyusun program kerja kegiatan pembenihan perikanan;
c. Mendistribusikan dan member petunjuk pelaksanaan tugas kepada bawahan sebagai pelaksanaan tugas;
d. Membina dan memotivasi bawahan dalam rangka pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan peningkatan produktifitas;
e. Memantau, mengendalikan mengevaluasi dan menilai pelaksanaan tugas bawahan;
f. Melaksanakan dan menyusun petunjuk teknis pembenihan sebagai pedoman pelaksanaan tugas bidang pembenihan ikan;
g. Pelaksanaan pembinan dan bimbingan teknis pembenihan pada unit pembenihan ikan rakyat;
h. Melaksanakan kajian dan analisis teknis operasional pembenihan;
i. Melaksanakan indentifikasi dan inventarisasi kebutuhan benih bagi pembudidaya ikan;
j. Melaksanakan standarisasi mutu benih dan induk ikan;
k. Melaksanakn prosedur pembenihan dalam rangka peningkatan produktifitas dan kontinuitas produksi;
l. Melaksanakan seleksi calon induk unggul;
m. Melaksanakan program kerja untuk lebih terarahnya kegiatan operasional pembenihan;
n. Melaksanakan pungutan retribusi sebagai pendapatan asli daerah;
o. Melaksanakan pengelolaan lingkungan balai;
p. Melaksanakan riset penerapan teknologi pembenihan;
q. Melaksanakan pemeliharaan dan aset balai, sarana dan prasarana balai;
r. Melaksanakan pengembangan komoditas unggulan;
s. Melaksanakan koordinasi internal dan eksternal baik koordinasi vertical maupun horizontal dengan kepala seksi dan kepala bidang budidaya perikanan dan pengembangan sumberdaya;
t. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan dalam pelaksanaan tugas UPTD;
u. Member saran dan bahan pertimbangan kepada Kepala Dinas sebagai bahan pengambilan keputusan;
v. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas fungsinya;

2.1. KEPALA URUSAN TATA USAHA

TUGAS POKOK
Kepala Urusan Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Ikan (BBI) Lukup Badak mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan penyusunan ketatausahaan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Ikan (BBI) Lukup Badak dan petunjuk teknis dibidang operasional Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Ikan (BBI) Lukup Badak.

FUNGSI :
Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Benih Ikan (BBI) Lukup Badak mempunyai fungsi :
a. Penyelenggaraan ketatausahaan UPTD.
b. Pelaksanaan pengelolaan administrasi UPTD.
c. Pelaksanaan urusan tatalaksana operasional UPTD.

URAIAN TUGAS JABATAN :
a. Membantu kepala UPTD dalam pelaksanaan tugas urusan tata usaha UPTD;
b. Menyusun program kerja kegiatan urusan tatausaha UPTD;
c. Mendistribusikan dan member petunjuk pelaksanaan tugas kepada bawahan sebagai pelaksana tugas;
d. Membina dan memotivasi bawahan dalam rangka pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan peningkatan produktifitas;
e. Memantau, mengendalikan, mengevaluasi dan menilai pelaksanaan tugas bawahan;
f. Melaksanakan tugas ketatausahaan UPTD meliputi urusan umum, administrasi, surat menyurat dan tata UPTD;
g. Pelaksanaan penggajian petugas UPTD dan melaksanakan pengelolaan keuangan dan pertanggungjawaban keuangan UPTD;
h. Melaksanakan perencanaan kebutuhan sarana dan prasarana perkantoran UPTD;
i. Melaksanakan pengelolaan alat, perlengkapan, mesin dan sarana produksi UPTD;
j. Melaksanakan inventarisasi alat, perlengkapan, mesin dan sarana produksi UPTD;
k. Melaksanakan pertanggung jawaban keuangan UPTD;
l. Melaksanakan penyusunan laporan secara berkala;
m. Melaksanakan laporan kegiatan pelaksanakan kegiatan pembenihan pada UPTD, dengan kepala seksi dan kepala bidang budidaya perikanan dan pengembangan sumberdaya;
n. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan dalam pelaksanaan tugas UPTD;
o. Memberi saran dan bahan pertimbangan kepada kepala dinas sebagai bahan pengambilan keputusan;
p. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya;

2. KEPALA UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH (UPTD) KAWASAN PETERNAKAN TERPADU KETAPANG.

TUGAS POKOK :
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) kawasan peternakan terpadu daerah Ketapang mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan penyusunan kebijakan dan petunjuk teknis dibidang operasional pengembangan ternak dan melaksanakan kegiatan pembinaan pengembangan peternakan.

FUNGSI :
Unit Pelaksana Teknis Daerah Kawasan Peternakan Terpadu Ketapang mempunyai fungsi :
a. Pelaksanaan kegiatan kepala dinas dibidang pengembangan peternakan pada kawasan peternakan terpadu ketapang;
b. Pelaksanaan pembinaan dan pengelolaan pengembangan peternakan pada kawasan peternakan terpadu ketapang.

URAIAN TUGAS JABATAN :
a. Membantu kepala dinas dalam pelaksanaan tugas pengembangan ternak pemerintah di kawasan peternakan terpadu ketapang;
b. Menyusun rencana kerja bidang pengembangan ternak kawasan terpadu ketapang sebagai pedoman pelaksanan tugas;
c. Mendistribusikan dan member petunjuk pelaksanaan tugas kepada bawahan sebagai pelaksanaan tugas;
d. Membina dan memotivasi bawahan dalam rangka pelaksanaan tugas, tanggung jawab dan peningkatan produktifitas;
e. Memantau, mengendalikan, mengevaluasi dan menilai pelaksanaan tugas bawahan;
f. Melaksanakan dan menyusun petunjuk teknis bidang pengembangan ternak kawasan terpadu ketapang;
g. Penyusunan pemetaan potensi kawasan dan sumberdaya peternakan sebagai bahan pengembangan ternak kawasan peternakan;
h. Pelaksanaan pembinaan dan bimbingan teknis penyebaran ternak pemerintah kawasan peternakan terpadu ketapang;
i. Melaksanakan identifikasi dan inventarisasi penyebaran ternak;
j. Merumuskan prosedur penyebaran, registrasi dan redistribusi ternak pemerintah;
k. Melaksanakan bimbingan dan pembinaan teknis kepada petani peternak dalam rangka meningkatkan produksi dan produktifitas;
l. Melaksanakan kajian dan analisa pengembangan pembibitan ternak;
m. Melaksanakan bimbingan dan pembinaan pemanfaatan hijauan makanan ternak;
n. Melaksanakan standarisasi mutu bibit dan induk ternak;
o. Melaksanakan pengelolaan lingkungan UPTD;
p. Melaksanakan penerapan teknologi peternakan;
q. Melaksanakan pemeliharaan dan asset balai, sarana dan prasarana UPTD;
r. Melaksanakan pengembangan komoditas ternak unggulan;
s. Melaksanakan koordinasi internal dan eksternal baik koordinasi vertical maupun horizontal dengan kepala seksi dan kepala bidang;
t. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan dalam pelaksanaan tugas UPTD kepada kepala dinas secara berkala;
u. Member saran dan bahan pertimbangan kepada kepala dinas sebagai bahan pengambilan keputusan;
v. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh kepala dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya.

2.1. KEPALA URUSAN TATA USAHA

TUGAS POKOK :
Kepala Urusan Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kawasan Peternakan Terpadu Ketapang mempuyai tugas pokok menyiapkan bahan penyusunan ketata usahaan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kawasan Peternakan Terpadu Ketapang dan pelaksanaan tatausahaan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kawasan Peternakan Terpadu Ketapang.

FUNGSI :
Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kawasan Peternakan Terpadu Ketapang mempunyai fungsi :
a. Penyelenggaraan ketatausahaan UPTD;
b. Pelaksanaan Pengelolaan administrasi UPTD;
c. Pelaksanaan urusan tatalaksana operasional UPTD;

URAIAN TUGAS JABATAN :
a. Membantu kepala UPTD dalam pelaksanaan tugas urusan tata usaha UPTD;
b. Menyusun program kerja kegiatan urusan tatausahaan UPTD;
c. Mendistribusikan dan member petunjuk pelaksanaan tugas kepada bawahan sebagai pelaksana tugas;
d. Membina dan memotivasi bawahan dalam rangka pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan peningkatan produktifitas;
e. Memantau, mengendalikan, mengevaluasi dan menilai pelaksanaan tugas bawahan;
f. Melaksanakan urusan ketatausahaan, UPTD meliputi urusan umum, administrasi, surat menyurat dan tatalaksana UPTD;
g. Pelaksanaan penggajian petugas UPTD dan melaksanakan pengelolaan keuangan dan pertanggungjawaban keuangan UPTD;
h. Melaksanakan perencanaan kebutuhan sarana dan prasarana perkantoran UPTD;
i. Melaksanakan pengeloaan alat, perlengkapan, mesin dan sarana produksi UPTD;
j. Melaksanakan inventarisasi alat, perlengkapan, mesin dan sarana prasarana produksi UPTD;
k. Melaksanakan pertanggungjawaban keuangan UPTD;
l. Melaksanakan penyususnan laporan secara berkala;
m. Melaksanakan laporan kegiatan pelaksanaan kegiatan operasional UPTD secara berkala kepada kepala UPTD;
n. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan dalam pelaksanaan tugas UPTD;
o. Member saran dan bahan pertimbangan kepada kepala dinas sebagai bahan pengambilan keputusan;
p. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh kepala dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya;

3. KEPALA UPT PUSKESWAN KAWASAN TERPADU KETAPANG

TUGAS POKOK :
1. Melakukan kegiatan pelayanan kesehatan hewan di wilayah kerja;
2. Melakukan konsultasi veriner dan penyuluhan dibidang kesehatan hewan;
3. Memberikan surat keterangan dokter hewan.

FUNGSI :
1. Pelaksanaan penyehatan hewan;
2. Pemberian pelayanan kesehatan masyarakat veteriner;
3. Pelaksanaan epidiomologi.
4. Pelaksanaan informasi veteriner dan kesiagaan darurat wabah.
5. Member pelayanan jasa veteriner.

URAIAN TUGAS JABATAN:
a. Melakukan pelayanan kesehatan hewan, pemeriksaan dan penyembuhan atau pengobatan hewan di kawasan Trasmigrasi mandiri Ketapang Kecamatan Linge.
b. Pengamatan, pencegahan dan pemberantasan penyakit hewan strategis serta pemantauan penyakit hewan.
c. Memberi pelayanan kesehatan masyarakat veteriner termasuk pengamanan produk hasil ternak yang ASUH.
d. Pengamatan, pencegahan dan pemberantasan gangguan reproduksi serta meningkatkan calving rate ternak.
e. Pembinaan, penyuluhan masalah kesehatan hewan dan peternakan.
f. Melakukan kegiatan epidemiologi dan melaporkan wabah penyakit di kawasan Trasmigrasi mandiri Ketapang di Kecamatan Linge ke Dinas KAbupaten/Kota sesuai prosedur.
g. Penerbitan surat keterangan Dokter Hewan dalam rangka status kesehatan hewan dan keamanan pangan, produk hewan dan bahan pangan asal hewan.
h. Membantu tugas dinas baik teknis dan administrasi khususnya yang berhubungan dengan masalah kesehatan hewan dan peternakan di kawasan Trasmigrasi Mandiri Ketapang Kecamatan Linge.

3.1. KEPALA URUSAN TATA USAHA

TUGAS POKOK :
Kepala Urusan Tata Uasaha Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskeswan Linge Mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan penyusunan ketata Usahaan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kawasan Peternakan Puskeswan Linge dan Pelaksanaan Tata Usahaan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kawasan Peternakan Puskeswan Linge.

FUNGSI :
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kawasan Peternakan Puskeswan Linge mempunyai fungsi :
a. Penyelenggaraan ketata usahaan UPT.
b. Pelaksanaan pengelolaan administrasi UPT.
c. Pelaksanaan urusan tatalaksana operasional UPT.

URAIAN TUGAS JABATAN :
a. Membantu Kepala UPT dalam pelaksanaan tugas urusan tata usaha UPT.
b. Menyusun program kerja kegiatan urusan tata usaha UPT.
c. Mendistribusikan dan member petunjuk pelaksanaan tugas kepada bawahan sebagai pelaksanaan tugas.
d. Membina dan memotivasi bawahan dalam rangka pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan peningkatan produktifitas.
e. Memantau, mengendalikan, mengevaluasi dan menilai pelaksanaan tugas bawahan.
f. Melaksanakan urusan ketata usahaan UPT meliputi urusan umum, administrasi, surat menyurat dan tata laksana UPT.
g. Pelaksanaan penggajian petugas UPT dan melaksanakan pengelolaan keuangan dan tanggung jawab keuangan UPT.
h. Melaksanakan perencanaan kebutuhan sarana dan prasarana perkantoran UPT.
i. Melaksanakan pengelolaan alat, perlengkapan, mesin dan sarana produksi UPT.
j. Melaksanakan inventarisasi alat, perlengkapan, mesin dan sarana produksi UPT.
k. Melaksanakan pertanggung jawaban keuangan UPT.
l. Melaksanakan penyusunan laporan secara berkala.
m. Melaksanakan laporan kegiatan pelaksanaan kegiatan operasional UPT secara berkala kepada Kepala UPT.
n. Melaksanakan evaluasi dan pelaporan dalam pelaksanaan tugas UPT.
o. Member saran dan bahan pertimbangan kepada Kepala Dinas sebagai bahan pengambilan keputusan.
p. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh Kepala Dinas dengan tugas dan fungsinya


4. KEPALA UPT PUSKESWAN BINTANG

TUGAS POKOK :
1. Melakukan kegiatan pelayanan kesehatan hewan di wilayah kerja.
2. Melakukan konsultasi veteriner dan penyuluhan dibidang kesehatan hewan.
3. Memberikan surat keterangan dokter hewan.

FUNGSI :
1. Pelaksanaan penyehatan hewan.
2. Pemberian pelayanan kesehatan masyarakat veteriner.
3. Pelaksanaan epidemologi.
4. Pelaksanaan informasi veteriner dan kesiagaan darurat wabah.
5. Memebri pelayanan jasa veteriner.

URAIAN TUGAS JABATAN:
a. Melakukan pelayanan kesehatan hewan, pemeriksaan dan penyembuhan atau pengobatan hewan di kawasan Peternakan Masyarakat Bintang.
b. Pengamatan, pencegahan dan pemberantasan penyakit hewan strategis serta pemantauan penyakit hewan.
c. Member pelayanan kesehatan masyarakat veteriner termasuk pengamanan produksi hasil ternak yang ASUH.
d. Pengamatan, pencegahan dan pemberantasan gangguan reproduksi serta meningkatkan calving rate ternak.
e. Pembinaan, penyuluhan masalah kesehatan hewan dan peternakan.
f. Melakukan kegiatan epidemologi dan melaporkan wabah penyakit di kawasan Peternakan Masyarakat Bintang.
g. Penerbitan surat keterangan Dokter Hewan dalam rangka status kesehatan hewan dan keamanan pangan, produk hewan dan bahan pangan asal hewan.
h. Membantu tugas dinas baik teknis dan administrasi khususnya yang berhubungan dengan masalah kesehatan hewan dan peternakan di kawasan Peternakan Masyarakat Bintang.

6. KEPALA UPT PUSKESWAN JAGONG JEGET

TUGAS POKOK :
1. Melakukan kegiatan pelayanan kesehatan hewan di wilayah kerja.
2. Melakukan konsultasi veteriner dan penyuluhan dibidang kesehatan hewan.
3. Memberikan surat keterangan Dokter Hewan.

FUNGSI :
1. Pelaksanaan penyehatan hewan.
2. Pemberian pelayanan kesehatan masyarakat veteriner.
3. Pelaksanaan epidemologi.
4. Pelaksanaan informasi veteriner dan kesiagaan darurat wabah.
5. Memberi pelayanan jasa veteriner.

URAIAN TUGAS JABATAN :
a. Melakukan pelayanan kesehatan hewan, pemeriksaan dan penyembuhan atau pengobatan hewan dikawasan Peternakan Masyarakat Jagong Jeget.
b. Pengamatan, pencegahan dan pemberantasan penyakit hewan strategis serta pemantauan penyakit hewan.
c. Memberi pelayanan kesehatan masyarakat veteriner termasuk pengamanan produk hasil ternak yang ASUH.
d. Pengamatan, pencegahan dan pemberantasan gangguan reproduksi serta serta meningkatkan calving rate ternak.
e. Pembinaan, penyuluhan masalaha kesehatan hewan dan peternakan.
f. Melakukan kegiatan epidemologi dan melaporkan wabah penyakit di kawasan Peternakan Masyarakat Jagong Jeget.
g. Penerbitan surat keterangan Dokter Hewan dalam rangka status kesehatan hewan dan keamanan pangan, produk hewan dan bahan pangan asal hewan.
h. Membantu tugas dinas baik teknis dan administrasi khususnya yang berhubungan dengan masalah kesehatan hewan dan peternakan di kawasan Peternakan Masyarakat Jagong Jeget.

5.1. KEPALA URUSAN TATA USAHA

TUGAS POKOK :
Kepala Urusan Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskeswan Jagong Jeget mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan penyusunan ketata usahaan Unit Pelaksana teknis (UPT) Kawasan Peternakan Puskeswan jagong Jeget dan Pelaksana Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kawasan Peternakan Puskeswan Jagong Jeget.

FUNGSI :
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kawasan Peternakan Puskeswan Jagong Jeget mempunyai fungsi :
a. Penyelenggaraan ketatausahaan UPT.
b. Pelaksanaan Pengelolaan administrasi UPT.
c. Pelaksanaan urusan tatalaksana operasional UPT.

URAIAN TUGAS JABATAN :
a. Membantu Kepala UPT dalam pelaksanaan tugas urusan tata urusan tata usaha UPT.
b. Menyusun program kerja kegiatan urusan tata usaha UPT.
c. Mendistribusikan dan meberi petunjuk pelaksanaan tugas kepada bawahan sebagai pelaksanaan tugas.
d. Membina dan memotivasi bawahan dalam rangka pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan peningkatan produktifitas.
e. Memantau, mengendalikan, mengevaluasi dan menilai pelaksanaan tugas bawahan.
f. Melaksanakan urusan ketata usahaan UPT meliputi urusan umum, administrasi, surat menyurat dan tata laksana UPT.

 

Sumber Data : Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Aceh Tengah

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32